
MUARO JAMBI Setelah sempat diliburkan akibat kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Muaro Jambi kembali aktif. Pada hari pertama masuk sekolah pasca-libur darurat kabut asap ini, pihak madrasah menerapkan aturan ketat berupa kewajiban mengenakan masker bagi seluruh siswa.
Kebijakan ini diambil demi melindungi kesehatan siswa siswi seiring kondisi kualitas udara yang masih dalam pemulihan. Pihak madrasah menegaskan bahwa kesehatan fisik anak-anak merupakan prioritas utama sebelum proses pembelajaran di dalam kelas kembali berjalan normal. Sejak pagi hari, para guru tampak siaga di gerbang masuk madrasah untuk menyambut
kedatangan siswa sekaligus memastikan setiap anak mengenakan masker dengan benar. Pihak madrasah juga mengantisipasi siswa yang mungkin lupa atau tidak membawa masker dengan menyediakan cadangan masker di pos penjagaan untuk dibagikan secara gratis.
#Selain mewajibkan penggunaan masker, pihak MIN 1 Muaro Jambi turut membatasi kegiatan di luar ruangan (outdoor). Seluruh aktivitas fisik seperti upacara bendera dan jam pelajaran olahraga di lapangan terbuka ditiadakan sementara waktu dan dialihkan ke dalam kelas guna meminimalisir 3paparan langsung terhadap polusi udara.Para orang tua siswa menyambut baik langkah preventif yang diterapkan Pihak madrasah. Mereka merasa lebih tenang melepas anak-anak kembali belajar di sekolah di tengah situasi lingkungan yang berangsur membaik ini. Pihak madrasah berharap kondisi udara di wilayah Muaro Jambi dapat segera pulih sepenuhnya sehingga aktivitas pendidikan dapat berjalan normal tanpa pembatasan kesehatan.
|
257x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...