
Tim Humas Min 1 MUARO JAMBI Bencana kabut asap akibat meluasnya insiden Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) berdampak langsung pada sektor pendidikan di wilayah Muaro Jambi dan sekitarnya. Mengantisipasi bahaya polusi udara terhadap kesehatan siswa, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di MIN 1 Muaro Jambi menurut surat edaran dari Bupati Muaro jambi Dr Bambang Bayu Suseno, SP.,MM.,M.Si dan dari Kantor kementerian Agama kabupaten muaro jambi pembelajaran daring tetap di ditiadakan sementara dan dialihkan sepenuhnya menggunakan sistem pembelajaran dalam jaringan (daring).
Menghadapi kondisi kualitas udara yang tidak sehat, majelis guru MIN 1 Muaro Jambi bergerak cepat merespons situasi agar peserta didik tetap mendapatkan hak pendidikannya tanpa harus terpapar kabut asap. Proses pembelajaran daring ini difokuskan melalui optimalisasi pemanfaatan grup kelas di aplikasi komunikasi WhatsApp. Melalui platform tersebut, para pendidik mendistribusikan materi pelajaran, panduan tugas mandiri, serta membuka ruang diskusi dan tanya jawab interaktif antara guru, siswa, dan orang tua wali yang mendampingi di rumah.
Kepala MIN 1 Muaro Jambi, Bapak Lukman Edi, S.Pd.I., menyampaikan bahwa pengalihan metode pembelajaran ini merupakan langkah tanggap darurat yang harus diambil demi keselamatan seluruh warga madrasah.
"Kesehatan dan keselamatan anak-anak adalah prioritas utama kita saat ini. Dengan kondisi kabut asap karhutla yang cukup pekat, sangat berisiko membiarkan siswa beraktivitas di luar ruangan menuju madrasah. Oleh karena itu, seluruh majelis guru telah diinstruksikan untuk tetap memberikan pelayanan pendidikan secara optimal dari jarak jauh, memastikan materi tetap tersampaikan dengan baik hingga kondisi udara kembali aman," jelasnya.
#4Selama masa penerapan belajar dari rumah ini, pihak madrasah terus berkoordinasi dan mengimbau kepada seluruh orang tua siswa untuk aktif mengawasi anak-anaknya. Siswa diminta untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan secara drastis dan diwajibkan menggunakan masker yang memenuhi standar kesehatan apabila terdapat keperluan mendesak yang mengharuskan mereka keluar rumah.
Hingga berita ini diturunkan, seluruh tenaga pendidik di MIN 1 Muaro Jambi terus memantau instruksi lebih lanjut dari otoritas berwenang terkait perkembangan situasi kualitas udara, sembari memastikan jalannya evaluasi harian dan kelancaran komunikasi akademik di grup kelas masing-masing.
|
54x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...